Tari Boranan Tarian Penjual Nasi Dari Lamongan Jawa Timur



Tari tradisional Boranan adalah tari yang terinspirasi oleh aktivitas penjual nasi Boranan yang ada di Lamongan dan sudah siap dengan dagangannya dari pagi sampai subuh.

Gerakan tari Boranan cukup sederhana namun bermakna, dengan sentuhan tradisional. Setiap gerakan menunjukkan aktivitas penjual Boranan, dari menyiapkan makana sampai menyerahkannya kepada pelanggan. Penari Boranan selalu datang dari Lamongan, dengan memakai kain batik tradisional Lamongan, dengan warna khas biru dan hitam dan terdapat garis-garis merah pada pinggang.

1. Sejarah Tari Boran

Tari BORAN (Sego Boran) adalah penggambaran suasana kehidupan para penjual Nasi Boran di Kabupaten Lamongan dalam menjajakan dagangannya dan berinteraksi dengan pembeli. Kesabaran, gairah, dan semangat serta ketangguhan adalah smangat mereka dalam menghadapi ketatnya persaingan dan beratnya tantangan hidup untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Iwak kutuk, sambel, sili, plethuk, peyek, gimbal, empuk adalah ciri khasku, Nasi Boran khas Lamongan.

2. Makna Tari Boran


Tari boran menceritakan tentang bagaimana sulitnya perjuangan para penjual Nasi Borankhas Lamongan.

3. Perkembangan Tari Boran


Dimulai dari terinspirasi pada penjual tari boran. Kemudian dikembangkan menjadi sebuah tarian dengan gerakan-gerakan yang indah. Tari boran ini menjadi tari khas daerah lamongan.
Tari boran sangat membanggakan kota Lamongan, karena Tarian ini telah memperoleh banyak prestasi yang luar biasa. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Lamongan biasanya menampilkan Tarian ini, supaya para warga Lamongan mengetahui bahwa Lamongan mempunyai kesenian yang luar biasa.
tari boran tetap dijaga eksistensinya dan tetap dilestarikan. Seiring dengan perkembangan zaman, tari boran terus dikembangkan menjadi tarian yang lebih modern

4. Unsur Estetis


Keindahan tari boran terletak pada gerakannya yang sangat indah. Gerakannya memang cepat, tetapi kaya akan makna dan disusun secara rancak serta indah. Juga terletak pada pakaiannnya yang berwarna-warni, serta make up yang sederhana tetapi tetap menarik.

5. Tata Busana

Busana dalam tarian boran ini tidak begitu rumit (simple). Memakai :
v Celana ¾ dengan warna-warna yang cerah
v Baju lengan panjang dengan warna di sesuaikan celana
v Penutup kepala (kupluk)


6. Tata Rias


Tata riasnya sederhana,hanya menggunakan make up dasar, seperti :
  • Foundation
  • Bedak 
  • Lipstik
  • Blash on tipis
  • Eye shadow dengan warna yang tidak terlalu mencolok dan menyesuaikan dengan warna pakaian.
Ini menggambarkan kesederhanaan para pedagang nasi boran.

7. Gerakan

  • Gerakan tari Boranan cukup sederhana namun bermakna, dengan sentuhan tradisional. Setiap gerakan menunjukkan aktivitas penjual Boranan, dari menyiapkan makana sampai menyerahkannya kepada pelanggan.
  • Para penari terlihat begitu lincah, serasi, dan kompak dalam membawakan Tari Boranan. Ø Irama dalam Tari Boran ini naik turun. Kadang kala gerakannya lambat, kadang kala gerakannya menjadi cepat.

No comments:

Post a Comment

Pages